Selamat datang di Taksi Kudus 081 390 127 512 , 085 866 662 740

Sejarah Taksi Di Kudus

Taxi Kudus - Sejarah masuknya taksi ke Kota Kudus tak lepas dari perkembangan dan pertumbuhan ekonomi kota ini dan juga kota tetangga khususnya kota Semarang yang lebih dulu ada taksi sebagai angkutan ekslusif warganya. Dan itu berimbas lurus dengan taksi di kota kudus.

Tak hanya kota besar yang berhak punya angkutan ber-argo nan nyaman yaitu taksi seperti Semarang, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya dan lain-lain, kabupaten Kudus pun juga mempunyai Taksi.

Banyak faktor yang mungkin dirasa jika anda dalam perjalanan menggunakan jasa tranportasi selain taksi, salah satunya mungkin panas, harus berdesak–desakan dengan penumpang lain. Ini mungkin jawaban bagi travellers Kudus yang gak suka angkot.

Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, merekomendasikan pengoperasian 20 unit taksi untuk mendukung mobilitas warga, kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika setempat Kudus Hendro Martoyo.
“Dari 20 unit armada taksi yang direkomendasikan oleh Pemkab Kudus, baru dua unit armada yang sudah beroperasi,” ujarnya, di Kudus, Jumat lalu.
Kedua unit taksi tersebut, kata dia, untuk tahap uji coba, sekaligus untuk mengetahui respons masyarakat Kudus.

Ternyata, kata dia, respons masyarakat Kudus memang besar, karena sudah banyak yang menggunakan jasa angkutan penumpang tersebut.
Bahkan, lanjut dia, operator taksi sering kewalahan melayani permintaan masyarakat Kudus untuk tujuan dalam kota maupun luar kota.

Ia memperkirakan, dalam waktu dekat unit armada yang akan dioperasikan ditambah, karena perusahaan jasa angkutan penumpang tersebut sudah mengurus sejumlah persyaratan untuk perizinan pengoperasian taksi.
Dengan kehadiran taksi di Kudus, dia berharap, bisa mendukung aktivitas warga yang semakin padat.

Nah sampai sekarang taksi sudah banyak di kudus dan salah satunya bisa di pesan melalui nomor ini Call Center Taksi Kudus 081 390 127 512 , 085 866 662 740

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Sejarah Taksi Di Kudus"

Post a Comment